berita olahraga

Melihat taktik Hendra Setiawan Ajari Sang Putra Bermain Bulutangkis

zionteam.org – Melihat tantangan Hendra Setiawan Ajari Sang Putra Bermain Bulutangkis

Ganda putra Indonesia, Mohammad Ahsan / Hendra Setiawan, sukses menumbangkan ganda Jepang, Hiroyuki Endo / Yuta Watanabe, pada Tur Dunia BWF di Tianhe Sports Center, Guangzhou, Pekan (15/12/2019). Ahsan / Hendra menang 24-22 dan 21-19. (AP / Andy Wong)
Bola.com, Jakarta – Hendra Setiawan menerima kembali ke luar negeri, Hendra Setiawan menerima pulang ke rumah. Malah sang istri sempat menyebut pemain ganda putra Indonesia ini \ “Bang Toyib, \”.

Hendra Setiawan tak ada di Indonesia selama satu bulan penuh akibat arena Arena Premier Badminton League dan Kejuaraan Bulutangkis Asia Beregu 2020. Dikala di rumah, peraih emas Olimpiade Beijing ini lantas dibuka kangen dengan sang putra.

BACA JUGA : KEKELIRUAN FATAL ROMERON NYARIS MEMBUAT KEOK LAWANNYA

Russell kadang-kadang berhenti shuttlecock dengan keras. Istri Hendra, Sandra Arief, membaca kesibukan itu dan meunggahnya ke media sosial.

“Horee papa pulanggg … Ayoo smassshhh sel yang kenceeengggg !!!, \” demikian itulah captionsnya.

Russell malah kelihatan bersuka ria sukses membikin Hendra Setiawan tersudut. Tidak jarang Hendra berteriak \ “aduh \ ‘dikala mendapatkan shuttlecock dari Russell.

Siapkan Sang Putra untuk Meraih Emas Olimpiade 2040?

Pemain ahli ganda putra Indonesia itu mendukung cita-cita si kecil yang bisa mendukung jejaknya. Olimpiade Beijing 2008 itu tergambar dikala mengupload foto putranya, Russel, yang sedang diputar ke akun Instagram miliknya, Jumat (31/1/2020).

Hendra Setiawan mengupload empat foto Russel membawa raket dengan berjenis-jenis gaya. Foto itu diperluas singkat. \ “Pemenang Tunggal Putra Olimpiade 2040, \” tulis Hendra untuk keterangan foto itu.

Postingan hal yang demikian juga mendapat sambutan dari Marcus Fernaldi Gideon. Pasangan Kevin Sanjaya Sukamuljo meminta Russel menjadi pasangan dari putranya, Junior, jika kedua terjun di dunia bulutangkis.

manchester united

Sejarah Manchester United

Zionteam – Sejarah Manchester United

Manchester United sudah menjadi tenaga dominan semenjak era Liga Premier digulirkan pada tahun 1992.

The Red Devils, julukan Manchester United, sudah memenangkan 12 gelar Liga Premier dan dua Liga Champions di bawah manajer Sir Alex Ferguson.

Regu lain seperti Arsenal dan Chelsea senantiasa berupaya menantang MU, melainkan Ferguson senantiasa dapat membangun skuadnya menjadi tenaga dominan sejak ditanganinya.

Ferguson, di musim 2010-11, sukses melampaui rekor Liverpool 18 kali memenangi gelar liga dengan menyajikan gelar ke-19 bagi MU.

Rekor ini terang akan susah disamai oleh siapa saja kelak yang menggantikan Ferguson.

Fakta perihal Manchester United
– Tahun berdiri: 1878

– Stadion markas: Old Trafford (kapasitas 76.212 orang)

– Nama julukan: The Red Devils

– Warna kostum: merah dan putih

– Pencetak gol terbanyak sepanjang masa: Bobby Charlton

– Kampiun Divisi Pertama/Liga Premier: sebanyak 19 kali pada tahun 1907-1908, 1910-1911, 1951-1952, 1955-1956, 1956-1957, 1964-1965, 1966-1967, 1992-1993, 1993-1994, 1995-1996, 1996-1997, 1998-1999, 1999-2000, 2000-01, 2002-03, 2006-07, 2007-08, 2008-09, 2010-11

– Kampiun Piala FA: sebanyak 11 kali pada tahun 1909, 1948, 1963, 1977, 1983, 1985, 1990, 1994, 1996, 1999, 2004

– Kampiun Piala Liga: sebanyak 4 kali pada tahun 1991-92, 2005-06, 2008-09, 2009-10

– Kampiun Piala Eropa/Liga Champions: sebanyak 3 kali pada tahun 1967-1968, 1998-1999, 2007-08

– Kampiun Piala Winners: sebanyak 1 kali pada tahun 1990-1991

– Kampiun Piala Super UEFA: sebanyak 1 kali pada tahun 1991

– Kampiun Piala Interkontinental: sebanyak 1 kali pada tahun 1999

– Kampiun Piala Dunia Klub FIFA: sebanyak 1 kali pada tahun 2008

Sejarah Manchester United
Pada mulanya, klub ini bernama Newton Heath L & YR F.C. yang didirikan pada tahun 1878.

kemudian berubah nama menjadi Manchester United pada tahun 1902.

The Red Devils mendapatkan gelar juara pertama pada tahun 1908.

Tetapi MU baru mengalami kesuksesan yang berkelanjutan pada tahun 1950-an, sesudah ditangani oleh manajer legendaris Sir Matt Busby.

Busby cakap memberikan tiga gelar juara untuk MU pada dekade 50-an, dan menjadikan MU klub Inggris pertama yang bersaing di Piala Eropa, di mana mereka kalah di semi-final oleh Real Madrid pada tahun 1957.

Klub mengalami ketika kesedihan mendalam pada tahun 1958 saat pesawat yang membawa regu pulang dari perlombaan Eropa jatuh sehingga menewaskan delapan pemain dalam tragedi yang diketahui sebagai petaka udara Munich.

Busby, yang selamat dari kecelakaan, bersama dengan pemain terbesar klub, Sir Bobby Charlton, berupaya membangun kembali regu.

Dengan dukungan sebagian pemain seperti George Best dan Denis Law, MU kembali memenangi dua gelar liga pada tahun 60-an, sebelum mengklaim Piala Eropa perdana mereka, menumbangkan Benfica di final tahun 1968.

Sesudah Busby mengundurkan diri pada tahun 1969, tak ada manajer yang dapat mendekati keberhasilannya hingga Ferguson tiba di tahun 1986.

Selama hampir 3 dekade menangani MU, Ferguson sudah membangun rekor fantastis yang membawa MU memenangi lebih banyak gelar liga dibandingi Liverpool.

Baca Juga : kekeliruan fatal romero nyaris buat mu keok dari club brugge

Sebagian pemain MU dekade 90-an seperti Ryan Giggs, David Beckham, Paul Scholes, Gary Neville, dan Phil Neville menjadi komponen tidak terpisahkan dari kejayaan klub.

club brugge

Kekeliruan Fatal Romero Nyaris Buat MU Keok dari Club Brugge

Zionteam – Kekeliruan Fatal Romero Nyaris Buat MU Keok dari Club Brugge

Kesalahan Romero Nyaris Buat MU Keok dari Club Brugge Sergio Romero mengerjakan kekeliruan fatal yang membikin MU diimbangi Club Brugge.
Jakarta, Sergio Romero membikin kekeliruan fatal yang hampir membikin Manchester United keok dari Club Brugge pada leg pertama 32 besar Liga Europa.

Blunder Romero itu terjadi ketika pada menit ke-15 di Stadion Jan Breydel, Bruges, Jumat (21/2) dini hari WIB.
Romero ceroboh ketika mengantisipasi tendangan gawang kiper Brugge, Simon Mignolet yang mengarah ke Dennis. Kiper asal Argentina itu tiba-tiba keluar dari kotak pinalti The Red Devils.

Walaupun pergerakan Dennis tak terlalu bahaya sebab masih dapat dikejar Brandon Williams. Dennis yang memperhatikan Romero keluar terlalu jauh dari gawang segera mencungkil bola.

Kekeliruan Fatal Romero Nyaris Buat MU Keok dari Club BruggeAnthony Martial jadi penyelamat Manchester United di markas Club Brugge. (AP Photo/Francisco Seco)
Bola yang dicungkil Dennis itu sukses melalui Romero. Kiper kedua MU sesudah David de Gea itu malahan cuma dapat memperhatikan bola masuk ke gawangnya.

Sesudah ketinggalan 0-1, MU sebetulnya tak tampil terlalu bagus. Kendati demikian,

Kekeliruan Fatal Romero Nyaris Buat MU Keok dari Club Brugge
Penyerang asal Prancis itu mengerjakan solo run dari tempat permainan Club Brugge yang diakhiri dengan tendangan ke pojok kiri gawang Mignolet.

Sesudah nilai imbang 1-1, Club Brugge dan MU saling memberikan tekanan. Melainkan tak ada gol tambahan yang tercipta sampai wasit meniup peluit panjang pertanda lomba berakhir.

Di perlombaan ini, permainan kedua regu relatif sepadan. Club Brugge mengerjakan 10 upaya mencetak gol dan tiga di antaranya ideal target. Sementara MU membikin 16 upaya dan empat mengarah ke gawang Mignolet.